Impianku sudah pasti ingin menjadi beliau, seorang wanita yang tegar,kuat, dan pantang menyerah dalam setiap harapan dan cita-citanya. Hal ini telah beliau tularkan kepada anak-anaknya yang berharap lebih baik dari keadaan beliau saat ini. Mapan, nyaman, dan tercukupi semua kebutuhan sehari-hari. Terkadang memikirkan diri sendiri saja beliau tidak sempat. Saat ini aku memang memetik buah keberhasilan beliau menitih karir, aku salut dan sangat bangga pernah lahir dari rahim beliau. Setiap nikmat yang aku terima membuatku selalu berpikir begitu mudah aku meminta sesuatu kepada beliau, tapi sungguh egois ketika tahu begitu susah mencari sepeser uang dan sesuap nasi...
Air mata itu tak ku biarkan menangis, hanya tangis bahagia yang boleh keluar dari anak mata..
Tangis bahagia itu pernah aku lihat, ketika beliau mendengar dan melihat sendiri aku diterima di salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya. Tatkala itu beliau memeluk aku dan meneteskan air mata.."Ya Allah..aku telah membuat seseorang wanita ini menangis karena begitu memikirkan ku..", batinku dalam hati. Sejak saat itu tak akan aku biarkan air mata beliau menangis karena kekhilafanku, hanya tangis bahagia dan senyum manis yang boleh terukir di wajah beliau.
Oia, jadi teringat kado kotak biru tua yang aku berikan kepada beliau ketika mendekati tanggal istimewa bagi beliau. Sengaja tidak memberi kabar dan pesan sebelumnya,karena ingin membuat hari itu spesial bagi beliau. Sebuah kotak biru tua telah sampai rumah, Alhamdulillah, beliau suka dan mengabari ku dengan meneteskan air mata..aku pun ikut terhanyut didalamnya, Semoga dengan apa yang aku berikan semakin membuat beliau dekat kepada sang Khalik.
Selama ini beliau tidak pernah membatasi ruang gerakku mengenyam pendidikan. Saat aku meminta ijin untuk mencoba kerja praktek di Riau, Sumatra beliau pun mengijinkan. Sungguh kaget, tempat itu sangat jauh mengapa beliau langsung mengiyakan. Tetapi atas ijin beliau itu, seakan-akan semangat ini ada. Restu dari beliau telah ada pasti Allah akan memberi jalan dan petunjuknya.Itu yang sampai saat menjadi semangat dan motivasi terbesar dalam hidup dan bernafas hingga detik ini.
Dan sampai lah aku di tempat itu Riau...
Sempat kehabisan kata-kata untuk melanjutkan tulisan ini...
Namun, hari ini aku terinspirasi dengan cerita dari pembimbingku kerja praktek di Riau ini..
Beliau berani meninggalkan semua pekerjaannya di tanah Jawa demi mencari ibu beliau yang hilang ditelan dahsyatnya tsunami yang menimpa bumi banda Aceh waktu itu.Beliau menghabiskan seluruh tabungan dan waktu beliau untuk membangun desa beliau..walau beliau tahu itu tidak akan mengembalikan ibu beliau. Ya Allah sungguh bahagia Ibu beliau mempunyai anak yang sholeh dan tidak pernah sedikit pun berkurang rasa kasih sayang terhadap seorang wanita yang telah melahirkannya ke dunia ini.
Semakin jauh dari ibu,merasakan suatu beban yang luar biasa berat. Tapi aku harus siap dan memang tinggal menunggu waktu kapan aku akan jauh dari beliau. yaa seperti saat ini...mendekati hari bahagia beliau yang tinggal hitungan hari aku tak bisa dekat dengan beliau. Sama seperti di tahun kemarin..
Hanya ucapan lewat sms dan terkadang untuk mengucapkan lewat telepon aku tak sanggup...takut tak kuat membendung air mata ini..
Mungkin tulisan ini tak berarti dengan perjuangan beliau mulai dari 9 bulan mengandung dan susah payah mengasuh hingga detik ini. Mungkin apa yang aku punya sekarang tidak cukup untuk membayar semua pengorbanan beliau. Bangga pernah lahir dari rahim beliau. Wanita yang tangguh dan kuat dalam menghadapi cobaan.
kasih ibu kepada beta
tak terhingga sepanjang masa
hanya memberi tak harap kembali
bagai sang surya menyinari dunia...
Selamat ulang tahun ibuku tercinta...
Semoga panjang umur dan sehat selalu..
Dimudahkan jalan rizki di setiap langkah dan hembusan nafas..
Tetap tegar disetiap masalah yang ada...
Tetaplah jadi seseorang nyaman untuk bersandar ketika kami gundah gulana..
Ada disetiap suka maupun duka...
Hanya bisa berdoa..semoga Allah selalu melindungimu..
dan menyayangi mu sebagaimana engkau menyayangiku..:')
Namun, hari ini aku terinspirasi dengan cerita dari pembimbingku kerja praktek di Riau ini..
Beliau berani meninggalkan semua pekerjaannya di tanah Jawa demi mencari ibu beliau yang hilang ditelan dahsyatnya tsunami yang menimpa bumi banda Aceh waktu itu.Beliau menghabiskan seluruh tabungan dan waktu beliau untuk membangun desa beliau..walau beliau tahu itu tidak akan mengembalikan ibu beliau. Ya Allah sungguh bahagia Ibu beliau mempunyai anak yang sholeh dan tidak pernah sedikit pun berkurang rasa kasih sayang terhadap seorang wanita yang telah melahirkannya ke dunia ini.
Semakin jauh dari ibu,merasakan suatu beban yang luar biasa berat. Tapi aku harus siap dan memang tinggal menunggu waktu kapan aku akan jauh dari beliau. yaa seperti saat ini...mendekati hari bahagia beliau yang tinggal hitungan hari aku tak bisa dekat dengan beliau. Sama seperti di tahun kemarin..
Hanya ucapan lewat sms dan terkadang untuk mengucapkan lewat telepon aku tak sanggup...takut tak kuat membendung air mata ini..
Mungkin tulisan ini tak berarti dengan perjuangan beliau mulai dari 9 bulan mengandung dan susah payah mengasuh hingga detik ini. Mungkin apa yang aku punya sekarang tidak cukup untuk membayar semua pengorbanan beliau. Bangga pernah lahir dari rahim beliau. Wanita yang tangguh dan kuat dalam menghadapi cobaan.
kasih ibu kepada beta
tak terhingga sepanjang masa
hanya memberi tak harap kembali
bagai sang surya menyinari dunia...
Selamat ulang tahun ibuku tercinta...
Semoga panjang umur dan sehat selalu..
Dimudahkan jalan rizki di setiap langkah dan hembusan nafas..
Tetap tegar disetiap masalah yang ada...
Tetaplah jadi seseorang nyaman untuk bersandar ketika kami gundah gulana..
Ada disetiap suka maupun duka...
Hanya bisa berdoa..semoga Allah selalu melindungimu..
dan menyayangi mu sebagaimana engkau menyayangiku..:')
from your daughter :)







